Mochi Legend Di Sukabumi Sejak Tahun 1964

Saat berkunjung ke kota sukabumi rasanya tidak lengkap jika tidak membeli Mochi sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah, kue yang berbahan dasar beras ketan dan kacang tanah ini sangat cocok di nikmati bersama keluarga sebagai camilan saat minum kopi atau teh. 

Kue Mochi merupakan makanan khas sukabumi yang telah di akui sebagai Warisan Budaya Baru-baru ini, Mochi Sukabumi lolos menjadi salah satu Warisan Budaya Tak Benda atau (WBTB) oleh tim kurasi Provinsi Jawa Barat dan Nasional. Sidang WBTB 2022 yang berlangsung 30 September 2022 di Yogyakarta, salah satunya memilih mochi sukabumi sebagai karya budaya dengan domain kemahiran dan kerajinan tradisional. (sukabumiupdate.com, 2024).


Kue yang berbentuk bulat menyerupai kelereng ini memiliki tekstur kulit yang lembut dan kenyal serta sentuhan rasa manis, isinya berupa kacang tanah yang di haluskan dengan rasa manis yang pas. Di era modern ini banyak produsen Mochi yang mengembangkan produknya dengan berbagai varian rasa yang lebih modern seperti coklat, keju, greentea, dll.


Di jantung Kota Sukabumi ada toko Mochi yang cukup legend, namanya Moci 39, Toko Mochi ini berdiri sejak tahun 1964 berada di Jl. Otto Iskandardinata No.39, Kebonjati, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat.


Moci 39 merupakan salah satu pelopor Mochi di Sukabumi dan masih mempertahankan resep asli dari zaman dulu, toko ini hanya menjual satu varian rasa yaitu original, Mochi disini sangat berbeda dengan Mochi di tempat lain yang lebih terkenal. Ukurannya lebih besar, tekstur kulitnya sangat lembut, wangi dan isian kacang tumbuknya padat dengan tekstur sedikit kasar dan rasa manis yang pas, terasa sangat premium. Mochi 39 juga sangat spesial karena masih menggunakan kotak bambu sebagai kemasannya, "Saya tetap pakai kotak bambu, karena kalau ganti nanti pengrajin di kampung tidak ada pekerjaan." Kata Bapak pemilik toko. Satu kotak isi 8 buah Mochi di banderol dengan harga Rp.13.000, toko ini menerima pembayaran tunai dan non tunai. 

Toko Mochi legend ini patut di contoh, selain mempertahankan ciri khasnya namun ternyata ada alasan lain di balik pengunaan kotak bambu sebagai kemasan yaitu agar para pengrajin kotak bambu di kampung tidak kehilangan pekerjaan.


Lokasi toko ini cukup strategis karena berada di area jalan utama. Sekilas toko ini tampak seperti rumah dengan arsitektur zaman dulu dengan pintu yang tertutup, tapi jangan khawatir jika teman-teman hendak membeli Mochi ke toko ini, cukup tekan bell satu kali saja maka pemilik toko akan dengan sigap membuka pintu dan menyambut pembeli dengan senyum yang ramah. Toko nya ada di bagian ruang tamu yang di design sebagaimana toko oleh-oleh pada umumnya, terdapat foto-foto proses produksi yang di tempel di dinding sebagai hiasan yang menambah kesan legend toko ini.

Bagi teman-teman yang berkunjung ke Kota Sukabumi, bisa menjadikan Moci 39 sebagai oleh-oleh untuk keluarga ataupun kolega.

Komentar

Postingan Populer